Headlines News :
Showing posts with label SPORT. Show all posts
Showing posts with label SPORT. Show all posts

Ditunggu Lawan Tangguh

M. Heppi, bek PSIR Rembang melakukan pemanasan, baru baru ini.
M. Heppi, bek PSIR Rembang melakukan pemanasan, baru baru ini.
Rembang – Meski menang telak 3 – 0, ketika menjamu Persitema Temanggung dalam lanjutan kompetisi divisi utama di Stadion Krida, Jumat sore, namun pelatih PSIR tetap akan melakukan evaluasi.
Asisten pelatih PSIR Rembang, Rudi Sukmana menganggap rata rata fisik pemain masih kedodoran. Belum lagi masalah permainan yang kurang koordinasi, sehingga skema serangan tidak efektif. Hal itu memang wajar, karena skuad Laskar Dampo Awang sudah 1 bulan lebih tidak latihan bersama.
Rudi Sukmana menambahkan sisa waktu yang ada, menurutnya akan mampu mengembalikan aroma bertanding Christian Lenglolo cs.
Ia mengingatkan hari Selasa, tanggal 12 Agustus mendatang, PSIR musti menghadapi lawan tangguh, Persis Solo. Apalagi bermain tandang di hadapan suporter fanatik Laskar Samber Nyawa.
Dengan penataan lini per lini, asisten pelatih asal Lasem tersebut optimis timnya akan sanggup mengimbangi.


Sumber: R2B

Turnamen Sepak Bola Junior

Turnamen sepak bola Junior Candisari Cup 2014 digelar


Pamotan- semarak hari ulang tahun kemerdekaan RI disambut dengan semangat di semua lapisan masyarakat Indonesia. Berbagai agenda peringatan HUT RI diselenggarakan oleh hampir seluruh instansi/organisasi. Precap (Persatuan Remaja Candisari Pamotan) misalnya, organisasi pemuda yang berada di dukuh Candisari desa Pamotan kecamatan Pamotan ini memberikan apresiasi pada HUT RI ke-69 dengan mengadakan turnamen sepak bola junior Candisari Cup 2014.
Turnamen sepak bola junior Candisari Cup 2014 mulai diselenggarakan 5 Agustus kemarin dan akan selesai pada babak final 11 Agustus. 9 dari 13 RW yang ada di desa Pamotan mengirimkan tim andalannya untuk memperebutkan tropi Candisari Cup 2014. Peserta dibatasi untuk anak usia di bawah 15 tahun.
Slamet Subarkan ketua panitia Candisari Cup 2014 menjelaskan, tujuan diadakannya turnamen ini tak lain untuk turut memeriahkan HUT RI ke-69. Disamping itu juga untuk menjaring bibit-bibit pemain sepak bola usia dini di desa Pamotan. 
Pihaknya menambahkan alasan turnamen diperuntukan pada anak-anak karena adanya kekawatiran  kalau peserta dari usia dewasa akan terjadi perselisihan dan tawuran. Sebab selama ini pernah terjadi. Selain itu jika peserta dari dewasa yang notabene rawan tawuran membutuhkan pengerahan jajaran keamanan khusus, hal ini tentu akan membutuhkan biaya yang lebih besar, sementara biaya yang dimiliki terbatas. 
Untuk mendukung terlaksanakannya turnamen ini panitia penyelenggara mengumpulkan dana dari pengajuan proposal pada beberapa donatur dan sponsor di wilayah desa Pamotan Sementara penghargaan untuk para juara, panitia menyediakan tropi dan uang pembinaan.
Pihak penyelenggara berharap turnamen ini mendapat apresiasi yang baik dari warga Pamotan sehingga Candisari Cup 2014 yang merupakan turnamen sepak bola junior pertama yang diadakan oleh Precap dapat berkelanjutan di tahun berikutnya.(ita )


Sumber: CBFM

Jakarta Mantap Ingin Jadi Tuan Rumah Asian Games 2019

 
Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan keinginannya menjadikan Jakarta sebagai tuan rumah pesta olahraga se-Asia: Asian Games 2019.

"Itu harapan kita, mudah-mudahan Oktober ini ada kepastian. Tanggal 7-8 Agustus besok Tim Dewan Olimpiade Asia (OCA) dijadwalkan datang ke Jakarta mau melihat fasilitas-fasilitas yang ada," ujar Kepala Bagian Kerjasama Luar Negeri dan Biro Kepala Daerah Pemprov DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana saat ditemui di Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Selasa (5/8/2014).

Menurut Iwan, selain Jakarta ada beberapa negara yang sempat menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah Asian Games 2019 mendatang yaitu Vietnam dan India.

"Tapi kemarin Vietnam sudah mundur dari bidding, sekarang tinggal India. Coba kita lihat nanti," lanjut Iwan.

Iwan menilai jika Jakarta terpilih menjadi tuan rumah Asian Games 2019 nantinya akan mampu menambah investasi yang masuk ke Jakarta dan menjadi pemacu pertumbuhan ekonomi.

"Ini peluang bagus lho. Bayangkan, terakhir kali Indonesia jadi tuan rumah kapan? 52 tahun yang lalu 'kan. Kalau sekarang, bayangkan potensi investasi yang akan masuk," imbuhnya.

Iwan juga mengatakan perlu adanya perhatian dari pihak-pihak terkait untuk mewujudkan target Jakarta menjadi tuan rumah Asian Games 2019 nanti.

"Jangan cuma buat target, harus diperhatiin juga fasilitas-fasilitas yang ada. Fasilitas trek balap sepeda yang di Rawamangun, misalnya. Sekarang kita semua harus sensitif untuk melihat ini," lanjutny

GP Australia di Melbourne Sampai 2020

Clive Mason/Getty Images
Melbourne - Kota Melbourne masih akan terus menjadi tuan rumah balapan GP Australia. Sirkuit Albert Park baru saja memperpanjang kontraknya dengan F1 sampai tahun 2020.

Pihak penyelenggara GP Australia sudah mengonfirmasi tercapainya kesepakatan antara Melbourne dengan F1 untuk menggelar balapan jet darat itu untuk periode 2016 sampai 2020. Demikian dikutip dari Autosport.

Perpanjangan kontrak ini menjadi kabar baik kedua yang didapat publik Australia dalam sepekan terakhir. Minggu lalu, pebalap andalan mereka Daniel Ricciardo meraih kemenangan keduanya di F1 saat menjadi yang tercepat di GP Hongaria.

"Dengan kontrak ini kami berharap bisa melihat pebalap Australia Daniel Ricciardo memenangi balapan di GP Australia dan menjadi juata dunia," ungkap kepala negara bagian Victoria, Denis Napthine.

Selain memastikan menjadi tuan rumah balapan F1 sampai 2020, Melbourne juga tetap menjadi balapan pembuka musim untuk tahun 2015 mendatang.

Sirkuit Albert Park sudah menggelar balapan F1 sejak 1996, menggantikan Adelaide yang sebelumnya jadi tuan rumah. Kesepakatan yang baru tercapai ini membuat lintasan tersebut menjadi salah satu venue balapan F1 dengan kontrak terpanjang.

Dua Wakil Indonesia di ABL Masih Mencari Kemenangan


Jakarta - Dua wakil Indonesia di kompetisi ASEAN Basketball League (ABL) mengawali musim 2014 dengan tidak bagus. Dari tiga pertandingan mereka selalu menelan kekalahan.

Indonesia Warriors, juara musim 2012, pada laga ketiganya hari Sabtu (2/8) lalu, takluk 84-66 dari tuan rumah Westports Malaysia Dragons di Kuala Lumpur. Sebelumnya, Christian Ronaldo Sitepu dkk. juga kalah dari Saigon Heat dan HiTech Bangkok City, di kandang lawan-lawannya.

Demikian pula dengan Laskar Dreya South Sumatera (LDSS). Setelah kalah dalam lawatannya ke markas Singapore Slingers dan Saigon Heat, hari Jumat lalu mereka juga tak berhasil meraih kemenangan di partai kandang pertamanya. Bermain di Hall A Senayan, Jakarta, tim asuhan pelatih Tondy Radja Syailendra itu kembali menyerah dari Saigon Heat.

"Kalau saya lihat, inilah bagian dari pola pembinaan (bola basket) di Indonesia. Kita tidak bisa melihat secara jangka pendek. Tapi kita pun tidak boleh tidak melakukan evaluasi menyeluruh untuk ke depannya," ucap Presiden LDSS, Ekoputro Adijayanto, usai kekalahan timnya di Senayan.

Salah satu yang disoroti Eko adalah performa dua pemain asingnya, Paul Crosby dan Falando Jones. Pihaknya memberi indikasi tidak puas atas duo Amerika Serikat tersebut.

"Kita harus melihat pula pada potensi pemain lokal. Contohnya pada pertandingan lawan Saigon Heat kemarin, top skorernya adalah pemain kita (Mei Joni). Ini sesuatu yang menarik, bahwa kita tidak bergantung pada pemain asing, tapi mereka harus membantu mengatrol konfidensi ke pemain-pemain lokal," ujar Eko.

Di klasemen sementara, dari enam tim, dua tim terbawah adalah Laskar Dreya (5) dan Indonesia Warriors. Pimpinan kompetisi adalah HiTech Bangkok City, yang belum terkalahkan dari tiga pertandinganLaskar Dreya akan memainkan laga keempatnya juga di Senayan, pada Rabu (6/8) lusa, melawan Singapore Slingers.

"Terima kasih kami sampaikan kepada suporter yang kemarin telah datang ke Senayan. Walaupun masih suasana libur Lebaran, tapi penonton antusias sekali untuk datang. Kami mohon maaf belum bisa memuaskan. Tapi kami yakin, dengan dukungan dari suporter, kami akan bisa lebih memuaskan lagi. Saya harap dukungannya lagi ada 6 Agustus nanti," tutur Eko.

Sedangkan Indonesia Warriors akan bermain kandang untuk pertama kalinya pada hari Sabtu (8/8), di BritAma Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan akan menjamu saudaranya, Laskar Dreya.

Anak Nangis, Ini Obatnya…


Rembang – Pria satu ini sangat mencintai all terrain vehicle atau ATV, sejenis sepeda motor berukuran besar dan memiliki 4 roda. ATV belakangan tidak hanya untuk kegiatan wisata alam saja, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ajang uji nyali di arena balap off road.
Sunarto “Tjuan” berpose dengan ATV miliknya.Yah..begitulah hobi baru Sunarto “Tjuan”, warga yang membuka bengkel di Jl Dr Wahidin, sebelah timur tembok malang Rembang. Semula ia memiliki dua unit ATV, tetapi yang satu sudah laku terjual.
Sunarto “Tjuan” menjelaskan ATV sering ia pergunakan jalan jalan, saat anaknya menangis, merasa bosan di rumah. Dibandingkan dengan sepeda motor, tentu lebih enak mengendarai motor, karena setir ATV cukup berat, mirip mengemudikan mobil jeep. Kelak kalau ada waktu luang, ATV nya akan dimodifikasi. Yang paling penting, tinggal menambah lampu depan saja, supaya bisa untuk keluar malam.
Dari sisi bahan bakar, ATV tergolong sangat irit. Bensin 1 liter misalnya, mampu melaju sejauh 50 kilo meter. Begitu pula onderdil, bisa diganti dengan suku cadang sepeda motor Honda Grand atau Honda Supra, sehingga tak perlu bingung bingung menunggu lama, begitu ada kerusakan. Idealnya, pemakaian ATV di arena khusus. Menurutnya, kawasan GOR Besi, Jl Rembang – Blora yang pernah digunakan trek motor trail, bisa dipermanenkan. Kedepan akan sangat positif, membina anak anak muda yang doyan balapan, supaya lebih terarah.
Lalu berapa harga ATV ? Sunarto menimpali tergantung jenis dan kapasitas cc nya. Ada yang dibandrol Rp 13 jutaan, tapi ada pula seharga Rp 23 jutaan per unit. Baginya, harga nomor dua. Yang penting bisa menyalurkan hobi.