Headlines News :
Home » , , » Petani Mulai Tertarik ke Tanaman Tembakau

Petani Mulai Tertarik ke Tanaman Tembakau

Written By aulia suhaiminur on Tuesday, 5 August 2014 | 23:30

Petani tembakau di Gunem menjemur hasil Tembakau sebelum disetorkan  


Gunem-Harga tembakau yang tergolong tinggi membuat puluhan petani desa Dowan kecamatan Gunem mencoba keberuntungan dengan menanam tembakau. Tergiur oleh hasil panen yang bisa mencapai 10 kali lipat dari biaya operasional yang dikeluarkan mendorong semangat petani untuk beralih ke tanaman tersebut, meskipun proses penanaman hingga pengolahannya tergolong ribet.
Rumaji misalnya, salah seorang petani yang mulai menanam tembakau sejak bulan Mei lalu mengaku tertarik mencoba beralih menanam tembakau karena ajakan salah satu teman taninya. Rumaji mengaku tertarik karena berdasarkan pengakuan temannya keuntungan yang diperoleh dari bertani tembakau jauh lebih besar daripada bertani jagung atau tanaman lain. Meskipun dalam prosesnya jauh lebih sulit. 
Ruimaji mengatakan, dalam bertani tembakau waktu yang dibutuhkan dari masa tanam hingga masa penen berkisar kurang lebih 3 bulan. Dalam jangka waktu tersebut berbagai upaya perawatan perlu dilakukan seperti pemupukan, penyiraman, hingga pembasmian hama apabila dibutuhkan. Setelah dipanen, daun tembakau kemudian diolah dan dijemur hingga mengering (±3 hari). Setelah itu jadilah tembakau yang sudah digulung kemudian siap disetorkan. 
Menurut informasi yang didapat oleh Rumaji, daun yang dihasilkan tiap pohon tembakau mencapai 7 ons apabila kualitas tanam bagus. Sedangkan untuk lahan ½ ha bisa ditanami 16 ribu pohon, seperti yang dilakukan Rumaji saat ini. 
Sementara harga jual tembakau 1 bal (40 kg) bisa mencapai 3.200.000 hingga 3.500.000 rupiah. Jika diakumulasikan, dari ½ ha lahan mampu menghasilkan rupiah hingga ratusan juta. Dengan biaya operasional 10-15 juta.
Rumaji sendiri yang masih mencoba menanam tembakau untuk yang pertama kali berniat membandingkan keuntungan yang diperoleh dibanding dengan bertanam jagung ataupun tanaman lain. Ia menegaskan, jika keuntungan memang lebih menjanjikan maka ia akan terus menanam tembakau.(ita )




Sumber : Radio Citra Bahari Fm

Share this post :

Post a Comment