Petugas berupaya memadamkan api di lokasi lahan tebu
Sulang-Lahan Tebu dipinggir
jalur Rembang-Blora tepatnya di desa Kaliombo kecamatan sulang terbakar pagi
tadi (07/8) .Lahan tebu milik Maryono dari desa Karangharjo seluas 5 hektar
setengahnya lebih ludes dilalap sijago merah.
Kebakaran terjadi sekitar pukul
10.00 Wib dan warga setempat bersama Petugas Kepolisian berupaya memadamkan api
dengan alat seadanya agar api tidak menjalar kerumah penduduk setempat, baru sekitar
15 menit kemudian pemadam kebakaran baru tiba di lokasi kebakaran.
Pemilik lahan tebu Maryono
mengatakan akibat musibah ini 5 hektar lahan tebu miliknya, sekitar 2 hektar
berhasil diselamatkan, sedangkan 3 hektarnya terbakar. kerugian ditaksir mencapai sekitar
20 juta rupiah sebab rendemen tebu atau kadar kandungan gula
didalam batang tebu merosot sampai 10 persen.
Tebu yang sudah terbakar rasanya pahit
disamping itu juga kadar gula yang terdapat didalam tebu sudah keluar, tetapi
yang terpenting pabrik sudah dihubungi
jangan sampai panen melebihi 3 hari dan
langsung dikirim ke pati dan kudus.
Apabila pabrik dari pati dan kudus mengeluarkan Surat perintah
angkut ( SPA ) nya terbatas, alternatifnya beralih ke gula merah dengan meminta
bantuan dari produsen gula merah, karena tebu ini belum masa tebang baru masa
akhir, karena rencananya mulai tebang bulan september.
Sementara itu M Rokhim Kabid kebersihan dan drainase DPU Rembang mengatakan, Penyebab kebakaran
belum diketahui, indikasinya disebabkan oleh puntung rokok yang dibuang
sembarangan.
Sebelumnya kejadian seperti ini sudah sering
terjadi penyebabnya rata-rata karena ketidak sengajaan dan dimungkinkan ada
unsur kesengajaan, sehingga itu sangat sulit untuk mengetahui pelaku dan motif.
Pihaknya menghimbau kepada masyarakat pada
saat kemarau dan angin yang kencang seperti ini untuk tetap waspada terutama
jangan membuang puntung rokok sembarangan, karena berdampak sangat besar, terutama
dilahan tebu yang banyak daun kering yang mudah terbakar.( Yudha )
Sumber: CB FM
Post a Comment