Seorang
warga desa Jolotundo Kec. Lasem asyik menikmati pinggir Pantai
Binangun, baru baru ini. Pantai yang indah tersebut, menunggu sentuhan
investor.
Apabila Pemkab Rembang merencanakan pengembangan wisata, tentu warga sangat mendukung. Selain desa akan lebih maju, Sutono berharap ekonomi masyarakat lokal, ikut diberdayakan.
Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Dan Olahraga Kab. Rembang, Sunarto mengungkapkan sudah ada investor yang siap menyulap Bonang – Binangun menjadi obyek wisata unggulan, seperti Wisata Bahari Lamongan (WBL).
Hanya saja mereka masih fokus menggarap obyek wisata serupa di wilayah Kendal. Akhir bulan September, investor berjanji datang ke Rembang, menindaklanjuti rencana kerja sama. Pemkab Rembang belum akan menertibkan deretan warung dan bangunan liar di pinggir pantai desa Binangun. Hal itu baru dijalankan, kalau pembangunan obyek wisata benar benar positif.
Sunarto mengakui rencana penataan obyek wisata religi Bonang – Binangun beberapa kali molor, karena sebelumnya investor sekedar melakukan penjajakan. Tapi kali ini, ia memperkirakan akan berujung kata sepakat.
Tak hanya mengandalkan potensi wisata religi Pasujudan dan Makam Sunan Bonang, tetapi nantinya dilengkapi pula kereta gantung, menghubungkan pasujudan sampai pinggir pantai. Prospeknya kedepan cukup bagus, karena didukung keindahan Pantai Binangun.